Kamis, 15 Juni 2017

Posisi Bayi Sungsang Menjadi Normal Dengan Musik

Musik Untuk Mengubah Posisi Sungsang Menjadi Normal Pada Bayi

 

Banyak dokter spesialis kandungan bilang musik tidak cuma merupakan hiburan yang memanjakan telinga loh bunda. Alunan suara yang berirama ini bisa dimanfaatkan untuk merangsang janin agar kelak menjadi anak yang lebih cerdas dan kreatif. Bahkan tak hanya itu saja loh bunda, ternyata musik bisa dipakai untuk memutar janin sungsang kembali ke posisi normal. Penasaran? Ko bisa ya? Kita lihat penjelasannya yuk.

Beberapa penelitian menunjukan, musik klasik baroque (Antonio Vivaldi, Johann Sebastian Back dan Mozart) lebih baik digunakan ketimbang jenis romantic (Chopin, Debussy, Beethoven). Latihan untuk memutar bayi ke posisi normal dapat dimulai pada usia kehamilan 32-36 minggu. Latihan  terapi musik ini dapat dikombinasikan dengan posisi knee chest. Lakukan sebanyak tiga kali sehari, masing-masing selama 10-15 menit, latihan sebaiknya dilakukan saat janin aktif dan ibu dalam keadaan perut kosong

Saat latihan tempelkan earphone di bagian perut bawah, tempat kepala janin diharapkan akan berada, dengan bantuan plester atau perekat lainnya. Dengan posisi knee chest ditambah adanya gaya gravitasi, kepala janin akan jatuh ke arah atas rahim, gaya gravitasi yang terus menerus menyebabkan kepala janin lebih fleksibel sehingga dagu janin menyentuh dadanya. Berat badan serta penekanan oleh usaha janin sendiri untuk mencari suara musik klasik agar lebih jelas menyebabkan terjadinya perputaran letak lintang dan kemudian menjadi letak kepala. Pikiran hendaknya membayangkan janin berputar kearah yang diharapkan. Bila kepala terasa panas, pusing, mual, latihan dihentikan dan diulang keesokan harinya. Setelah 2 minggu latihan perlu dilakukan pemeriksaan ke bidan atau dokter untuk mengetahui keberhasilannya. 

Bila belum berhasil, perlu dilanjutkan lagi selama 2 minggu dengan lama latihan sekitar 30 menit. Kunci keberhasilan senam yang dikombinasikan musik klasik untuk memutar letak bayi tergantung motivasi ibu melakukannya. Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan perputaran diantaranya lilitan tali pusat, plasenta inersi di comu uteri yang berhadapan dengan muka janin, dan kelainan bentuk bentuk uterus bicomis, subseptus.

Catatan:
Jangan gunakan musik rock untuk latihan ya bunda karena musik rock mengganggu janin, usahakan terapi musik jangan malam hari, karena akan terbawa kebiasaan jam bayi bunda aktif, hal ini akan membuat bunda begadang sepanjang malam.

Bagaimana bunda, siap mencoba kah? Jika bunda ingin tau seperti apa posisi knee chest silahkan search di mbah google ya :)

Salam Code Blue :)

Rabu, 07 Juni 2017

Ayo Bunda Cerdaskan Bayi Sejak Dalam Kandungan



Musik Klasik Cerdaskan Otak Bayi



Tahukan bunda, ternyata jika kita ingin memiliki anak yang cerdas bisa di mulai dari saat dalam kandungan. Menurut hasil penelitian ilmiah dari berbagai macam pakar seperti dokter ahli syaraf, psikolog, dokter anak, dokter kebidanan dan lain-lain. Bayi sudah ada proses belajar sejak dalam kandungan. Rahim ibu lebih menyerupai “ruang kelas” dari pada anggapan selama ini hanya sebagai “ruang tunggu”. Janin telah dapat mendengar secara jelas pada usia 6 bulan dalam kandungan, sehingga ia dapat mengerak-gerakkan tubuhnya sesuai dengan irama nada suara ibunya atau cara ibunya berbicara. Jadi bunda, sering-seringlah ajak bayi anda bicara saat ada dalam kandungan. Perkenalkan pula anggota keluarga pada bayi dengan cara anggota keluarga memberi sapaan pada bayi, sehingga pada saat bayi lahir ia tidak hanya mengenal suara bunda saja tetapi juga mengenal suara keluarga. Pada umur 4/5 bulan bayi dapat belajar sedikit mengenai musik, artinya secara pasti janin dapat bereaksi terhadap bunyi dan melodi dengan cara berbeda-beda terhadap ritme atau irama musik. Misalnya jika kita memutar lagu berirama lembut, maka janin yang sedang gelisahpun akan merasa tenang dan rileks.
Janin dalam kandungan yang diberi rangsangan suara termasuk “Musik” secara teratur dan terus menerus ternyata mampu memacu kecerdasan dan memberikan pengaruh yang sangat besar bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi setelah lahir. Pada janin, musik akan merangsang perkembangan sel-sel otak. Perangsangan ini sangat penting karena masa tumbuh kembang otak yang paling pesat terjadi sejak awal kehamilan hingga bayi berusia 3 tahun.
Hingga saat ini yang sudah diteliti dan menunjukan hasil positif baru musik klasik, terutama karya Mozart. Jenis musik ini terbukti efektif dalam menstimulasi perkembangan otak belahan kanan dari janin. Otak kanan berkaitan dengan perkembangan artistik dan kreatif, perasaan, bahasa, irama musik, imajinasi, lamunan, warna, pengenalan diri dan orang lain, sosialisasi serta pengembangan kepribadian. Sementara otak kiri merupakan tempat untuk melakukan fungsi akademik seperti baca-tulis-hitung, daya ingat waktu, peristiwa, logika dan analisis. Oleh karena itu, bila stimulasi dilakukan secara seimbang, diharapkan anak yag dilahirkan kelak tidak Cuma memiliki kemampuan akademik yang baik tetapi juga kreatif.
Cukup dengarkan musik klasik 30 menit sehari, sebelum mendengarkan musik lakukan relaksasi fisik terlebih dahulu dengan mengendurkan dan mengencangkan otot-otot tubuh, mengatur pernafasan dan sebagainya. Sebaiknya, saat mendengarkan jarak loudspeker sekitar 50 cm dari perut. Si ibu bisa melakukannya dalam keadaan istirahat atau aktif seperti membaca atau melakukan senam hamil.
Jadwal pelaksanaan terapi musik
Waktu pelaksanaan bagi ibu hamil untuk megikuti terapi musik, sebaiknya:
  1. Sejak kehamilan 10 minggu atau 16-20 minggu, ibu hamil mengikuti terapi musik, minimal 1x seminggu
  2. Pada kehamilan 21-30 minggu, ibu hamil mengikuti terapi musik, minimal 2x seminggu
  3. Pada kehamilan 31-36 minggu, ibu hamil mengikuti terapi musik, minimal 3x seminggu
  4. Pada kehamilan 37-40 minggu atau sampai dengan lahir, sebaiknya ibu hamil mengikuti terapi musik setiap hari.

Nah bunda, jangan lupa untuk mendengarkan musik klasik hari ini agar bayi anda tidak hanya cerdas tapi juga kreatif.

Salam Code Blue :)

Senin, 05 Juni 2017

Mau Anak Laki-laki Atau Perempuan, Bisa Diatur



Merencanakan Jenis Kelamin Anak



Merencanakan jenis kelamin anak memang dapat dilakukan, meskipun hasilnya tentu sesuai dengan ketentuan dari Alloh SWT. Keinginan untuk mempunyai anak jenis kelamin tertentu (misalnya anak pertama laki-laki anak selanjutnya perempuan) adalah fitrah manusia. Anak tentu anugerah yang selalu dinantikan dan kelahirannya selalu disambut dengan suka cita, terlebih apabila buah hati lahir dalam keadaan sehat, normal dan dengan jenis kelamin sesuai keinginan kedua orang tua.
Merencanakan jenis kelamin tertentu biasanya juga dikarenakan alasan karena telah mempunyai anak dengan jenis kelamin tertentu, seperti sudah mempunyai dua anak perempuan kemudian ingin memiliki anak laki-laki, ataupun sebaliknya.
Ada beberapa alasan tertentu yang menyebabkan pasangan suami istri memilih jenis kelamin anaknya. Dari segi medis, merencanakan jenis kelamin dimaksudkan untuk menghindari diwariskannya kelainan bawaan yang dimiliki oleh salah satu atau kedua belah pihak orang tua pasangan suami istri, seperti distrofi muskuler, hemofilia dan hidrosefalus, yang umumnya cenderung diturunkan pada anak laki-laki.

Cara untuk mendapatkan anak perempuan:

  1. Atur waktu orgasme. Walaupun orgasme merupakan titik klimaks yang diharapkan, namun bila menginginkan anak perempuan, maka ejakulasi harus terjadi sebelum istri mencapai orgasme
  2. Cara berhubungan untuk memiliki anak perempuan perlu diatur sedemikian rupa, misalnya dengan posisi misionaris. Posisi demikian membuat sperma membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bertemu sel telur.
  3. Mengatur posisi penetrasi merupakan salah satu cara memiliki anak perempuan pada program kehamilan. Langkah ini juga untuk memperpanjang jarak sperma kemulut rahim
  4. Menjaga kondisi vagina dalam keadaan basa merupakan salah satu tips cara memiliki anak perempuan.
  5. Makanan yang dikonsumsi oleh calon ibu juga sangat berpengaruh untuk menentukan jenis kelamin bayinya. Dengan lebih banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak mineral, kalium, natrium dan asam. Makanan-makanan ini sebaiknya dikonsumsi sejak jauh-jauh hari sebelum melakukan program kehamilan. Makanan yang mengandung banyak asam diantaranya buah yang rasanya asam dan yogurt. Selain itu juga dapat memperbanyak konsumsi sayuran dan kacang-kacangan. Berdasarkan hasil penelitian , banyak mengkonsumsi daging dari pada ikan juga akan sangat baik untuk mendapatkan anak perempuan karena konsumsi daging akan membuat Ph di vagina menjadi lebih asam sehingga dapat mematikan kromosom Y yang menjadi asal terbentuknya bayi laki-laki. Untuk makanan yang mengandung kalium, makanan tersebut diantaranya adalah alpukat, pisang, pepaya, melon, kembang kol, bayam, apel merah dan kapri. Makanan yang kaya akan natrium dalah margarin, mentega, tomat, dan keju. Sementara makanan berkalsium tinggi adalah sayur-sayuran seperti brokoli, sawi, kangkung, kerang hijau, sarden dan susu.
Cara untuk mendapatkan anak laki-laki:
  1. Waktu orgasme. Jika ingin mendpatkan anak laki-laki, istri harus mencapai orgasme lebih dulu karena cairan saat orgasme mendukung pergerakan sperma Y lebih cepat sampai ke sel telur.
  2. Penetrasi. Jika ingin mendapatkan anak laki-laki, penetrasi dilakukan sedalam-dalamnya supaya jarak dengan sel telur lebih dekat sehingga sperma Y lebih mudah mencapainya.
  3. Volume sperma. Semakin tinggi volume sperma Y, kesempatan mendapatkan anak laki-laki lebih besar. Caranya dengan berpuasa senggama 7-8 hari.
  4. Makanan. Jika ingin anak perempuan, suami harus makan yang mengandung alkali, seperti sayuran, buah, putih telur dan susu. Sementara istri makan yang mengandung asam, seperti daging dan seafood. Jika ingin anak laki-laki terapkan sebaliknya (Ewa Molika Sitompul, 2015).
Salam Code Blue :)

Minggu, 04 Juni 2017

Puasa Ramadhan Untuk Wanita Hamil

Puasa Ramadhan untuk Wanita Hamil



Kehamilan merupakan sebuah anugerah yang sangat diharapkan oleh setiap pasangan, terutama bagi seorang wanita. Seorang wanita akan merasa dirinya sempurna jika ia sudah dapat hamil dan memiliki generasi penerus. Wanita hamil harus senantiasa menjaga kesehatan dirinya, karena kesehatan sang ibu akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan janin yang dikandungnya. Cara untuk menjaga agar sang ibu tetap sehat yaitu dengan memenuhi kebutuhan nutrisi untuk dirinya dan si janin, melakukan aktivitas yang ringan, fikiran harus selalu dalam keadaan rileks. Berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi, wanita hamil seringkali bertanya-tanya terutama pada saat bulan Ramadhan. Bolehkan ibu hamil perbuasa? Sedangkan ia perlu memenuhi nutrisi untuk janinnya.

Menurut Ewa Molika Sitompul (2015) ibu hamil boleh berpuasa selama memperhatikan gizi dan tubuh sehat. Selama kondisi kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya setelah dilakukan pemeriksaan dinyatakan sehat, maka ibu hamil diperbolehkan untuk berpuasa dengan syarat ibu hamil tetap mampu memenuhi kebutuhan nutrisi baik bagi dirinya maupun janin yang dikandungnya. Misalnya apabila ibu hamil menderita penyakit tekanan darah tinggi (Hipertensi), Diabetes Melitus (DM), atau muntah-muntah berlebihan saat hamil (Hyperemesis Gravidarum), jelas lebih baik menunda keinginan untuk berpuasa. Hal yang sama disampaikan oleh Imam Rasjidi (2013) wanita hamil diperbolehkan puasa, asalkan sanggup memenuhi kebutuhan gizi dan kalori yang diperlukan selama kehamilan untuk keberlangsungan perkembangan dan pertumbuhan bayi. Selama berpuasa , asupan gizi dan kalori tetap dibuat sama dengan saat tidak berpuasa, yaitu gizi seimbang  dengan komposisi 50% karbohidrat, 30% protein, 10-20% lemak, . Hanya waktunya yang dipindahkan , semua asupan dipenuhi saat sahur, berbuka puasa, dan waktu antara buka dan sahur. 

Seorang ahli fikih Yahya Abdurrahman Al-Khatib (2003) menyatakan perlu diperhatikan bahwa wanita hamil dan menyusui tidak boleh berpuasa kecuali jika mereka tidak mampu berpuasa kecuali disertai dengan beban yang berat dan kesulitan yang membahayakan. Dan, barang siapa mampu berpuasa tanpa kesulitan yang membahayakan, maka puasa wajib atasnya.

Kondisi-kondisi ibu hamil yang mengharuskan membatalkan puasa. Meski merasa kuat berpuasa saat hamil, ibu hamil sebaiknya tidak memaksakan diri. Ada beberapa kondisi yang mengharuskan ibu hamil agar segera membatalkan puasa. Berikut adalah kondisi yang mengharuskan ibu hamil membatalkan puasa:
  1. Muntah-muntah lebih dari 3 kali karena bisa menyebabkan dehidrasi
  2. Mengalami diare yang diiringi mulas dan melilit karena terjadi dehidrasi  dan dapat menjadi pencetus terjadinya kontraksi
  3. Pusing dengan mata berkunang-kunang diiringi lemas. Bisa jadi pertanda hypoglikemia  dan di khawatirkan janin mengalami kekurangan gizi
  4. Wanita hamil muda yang mengalami morning sickness atau mual muntah di pagi hari sebaiknya tidak memaksakan diri untuk melanjutkan puasa
  5. Kondisi yang membahayakan ibu hamil, misalnya ada komplikasi tekanan darah tinggi atau rendah, diabetes gestasional, dan gangguan pencernaan
Salam Code Blue :)


Hubungan Seksual Pada Saat Hamil, Apakah Aman?

Hubungan Seksual Saat Hamil Nah bunda, kali ini saya akan membahas tentang topik yang biasanya banyak dipertanyakan oleh pasangan s...