Senin, 05 Juni 2017

Mau Anak Laki-laki Atau Perempuan, Bisa Diatur



Merencanakan Jenis Kelamin Anak



Merencanakan jenis kelamin anak memang dapat dilakukan, meskipun hasilnya tentu sesuai dengan ketentuan dari Alloh SWT. Keinginan untuk mempunyai anak jenis kelamin tertentu (misalnya anak pertama laki-laki anak selanjutnya perempuan) adalah fitrah manusia. Anak tentu anugerah yang selalu dinantikan dan kelahirannya selalu disambut dengan suka cita, terlebih apabila buah hati lahir dalam keadaan sehat, normal dan dengan jenis kelamin sesuai keinginan kedua orang tua.
Merencanakan jenis kelamin tertentu biasanya juga dikarenakan alasan karena telah mempunyai anak dengan jenis kelamin tertentu, seperti sudah mempunyai dua anak perempuan kemudian ingin memiliki anak laki-laki, ataupun sebaliknya.
Ada beberapa alasan tertentu yang menyebabkan pasangan suami istri memilih jenis kelamin anaknya. Dari segi medis, merencanakan jenis kelamin dimaksudkan untuk menghindari diwariskannya kelainan bawaan yang dimiliki oleh salah satu atau kedua belah pihak orang tua pasangan suami istri, seperti distrofi muskuler, hemofilia dan hidrosefalus, yang umumnya cenderung diturunkan pada anak laki-laki.

Cara untuk mendapatkan anak perempuan:

  1. Atur waktu orgasme. Walaupun orgasme merupakan titik klimaks yang diharapkan, namun bila menginginkan anak perempuan, maka ejakulasi harus terjadi sebelum istri mencapai orgasme
  2. Cara berhubungan untuk memiliki anak perempuan perlu diatur sedemikian rupa, misalnya dengan posisi misionaris. Posisi demikian membuat sperma membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bertemu sel telur.
  3. Mengatur posisi penetrasi merupakan salah satu cara memiliki anak perempuan pada program kehamilan. Langkah ini juga untuk memperpanjang jarak sperma kemulut rahim
  4. Menjaga kondisi vagina dalam keadaan basa merupakan salah satu tips cara memiliki anak perempuan.
  5. Makanan yang dikonsumsi oleh calon ibu juga sangat berpengaruh untuk menentukan jenis kelamin bayinya. Dengan lebih banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak mineral, kalium, natrium dan asam. Makanan-makanan ini sebaiknya dikonsumsi sejak jauh-jauh hari sebelum melakukan program kehamilan. Makanan yang mengandung banyak asam diantaranya buah yang rasanya asam dan yogurt. Selain itu juga dapat memperbanyak konsumsi sayuran dan kacang-kacangan. Berdasarkan hasil penelitian , banyak mengkonsumsi daging dari pada ikan juga akan sangat baik untuk mendapatkan anak perempuan karena konsumsi daging akan membuat Ph di vagina menjadi lebih asam sehingga dapat mematikan kromosom Y yang menjadi asal terbentuknya bayi laki-laki. Untuk makanan yang mengandung kalium, makanan tersebut diantaranya adalah alpukat, pisang, pepaya, melon, kembang kol, bayam, apel merah dan kapri. Makanan yang kaya akan natrium dalah margarin, mentega, tomat, dan keju. Sementara makanan berkalsium tinggi adalah sayur-sayuran seperti brokoli, sawi, kangkung, kerang hijau, sarden dan susu.
Cara untuk mendapatkan anak laki-laki:
  1. Waktu orgasme. Jika ingin mendpatkan anak laki-laki, istri harus mencapai orgasme lebih dulu karena cairan saat orgasme mendukung pergerakan sperma Y lebih cepat sampai ke sel telur.
  2. Penetrasi. Jika ingin mendapatkan anak laki-laki, penetrasi dilakukan sedalam-dalamnya supaya jarak dengan sel telur lebih dekat sehingga sperma Y lebih mudah mencapainya.
  3. Volume sperma. Semakin tinggi volume sperma Y, kesempatan mendapatkan anak laki-laki lebih besar. Caranya dengan berpuasa senggama 7-8 hari.
  4. Makanan. Jika ingin anak perempuan, suami harus makan yang mengandung alkali, seperti sayuran, buah, putih telur dan susu. Sementara istri makan yang mengandung asam, seperti daging dan seafood. Jika ingin anak laki-laki terapkan sebaliknya (Ewa Molika Sitompul, 2015).
Salam Code Blue :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungan Seksual Pada Saat Hamil, Apakah Aman?

Hubungan Seksual Saat Hamil Nah bunda, kali ini saya akan membahas tentang topik yang biasanya banyak dipertanyakan oleh pasangan s...